animasi smk syubbanul wathon secang magelang

Jurusan Animasi Lakukan Prakerin Pembuatan Kartun 2 Dimensi

prakerin animasi smk syubbanul wathon secang aufo
Suasana PraKerIn Jurusan Animasi SMK Syubbanul Wathon Secang Magelang

Praktek Kerja Industri atau disingkat PraKerIn merupakan salah satu kegiatan sebagai cara Sekolah Kejuruan untuk mengenalkan sekaligus memberikan pengalaman pada Siswa pada Dunia Industri. Seperti halnya pada Jurusan Animasi SMK Syubbanul Secang, mengadakan Prakerin ini untuk mengenalkan dunia industri Animasi 2 Dimensi kepada Santri khususnya angkatan Aufo yang sudah duduk dikelas 11 SMK. Tidak hanya untuk mengenalkan Dunia Kerja Animasi, tapi sekaligus juga memberikan pengalaman kerja pada Siswa didiknya.

Agak berbeda memang proses Prakerin yang dilakukan oleh SMK yang berbasis Pondok Pesantren ini, Siswa sebagai peserta Prakerin hanya diperbolehkan mengikuti kegiatan ini tanpa harus meninggalkan kegiatan mengajinya di boarding sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Bukan siswa yang mencari Studio Animasi sebagai tempat prakerin mereka, tapi Sekolah-lah yang mencarikannya.

Pada Prakerin Jurusan Animasi yang pertama kali dilaksanakan oleh SMK Syubbanul Wathon ini diselenggarakan di Laboratorium Komputer SMK selama kurang lebih 1 bulan, tepatnya adalah 24 hari. Dimulai tanggal 2 April dan berakhir pada tanggal 29 April pada jam KBM ditambah jam sore menyesuaikan dengan jadwal mengaji, bisa selesai pukul 15.00 WIB atau pukul 16.00 WIB.

SMK Syubbanul Wathon secang Jurusan Animasi bekerjasama dengan salah satu Studio Animasi dari Ungaran yang bernama Pawont Art. Studio yang para pendirinya merupakan para pelaku animator sekaligus pendidik desain grafis di kotanya. Bapak Zamzami selaku mentor yang mengajarkan sekaligus mendampingi Siswa membuat film animasi 2D dengan judul “Leren Nakal”.

Film Kartun “Leren Nakal” ini merupakan buah ide cerita yang diangkat dari salah satu Siswa Aufo 2 Animasi yang divisualkan dalam bentuk storyboard dengan panel yang berjumlah lebih dari 70. Ide cerita pada kartun 2D ini adalah ada 3 anak sebagai tokoh utamanya masuk ke sekolah reguler namun menjadi anak yang nakal karena lingkungannya yang membuat mereka nakal, suka berkelahi meski dengan kakak kelasnya. Karena kelewat nakalnya pada akhirnya mereka dikeluarkan oleh pihak Sekolah. Cerita dilanjutkan dengan kemarahan orang tuanya sehingga mereka bertiga dipondokkan pada sebuah Pesantren. Ternyata di Pesantren pun kenakalan mereka masih belum hilang. Namun seiring berjalannya waktu, karena ilmu agama, pada akhirnya mereka tobat atau bahasa jawanya Leren Nakal (Berhenti Nakal), bahkan menjadi salah satu anak yang berprestasi di pesantrennya.

Proses pengerjaan proyek film Leren Nakal ini sangatlah terbatas waktunya, sehingga ditargetkan untuk menyelesaikan 19 cut dari 70an cut yang ada selama 24 hari. Dari total 21 Siswa ini kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok/divisi yaitu: Divisi Gambar, Divisi Colouring, Divisi Composing dan Divisi Editing. Tentu saja meskipun didampingi oleh Guru Pendamping dan Mentor dari Studio Animasi Pawont Art proses pembuatan trailer ini tidak bisa berjalan semulus para profesional animator pada umumnya. Namun kata mentor, “Meskipun hasil karya kalian ini jelek, yang terpenting kalian tahu dan melakkan proses pembuatannya, karya pertama pasti berkesan dan tidak akan lupa sampa nanti!”. Seperti apakah hasil karya Kartun Animasi 2D dari angkatan Aufo Animasi yang berjdul Leren Nakal ini?  \awn

Bagikan!

Comments

  1. Pesantren ini negri atau swasta?trus klo di jurusan animasi harus beli tablet pen nggak?lalu, apakah yang masuk jurusan animasi hanya laki²nya saja? Soalnya saya mau sekali belajar di bidang animasi…dan ibu saya menyuruhku untuk masuk pesantren..tolong di jawab yah…^~^

    1. SMK berbasis pesantren ini bagian Yayasan Syubbanul Wathon.
      Pentablet adalah alat pendukung praktikum yang sudah disediakan oleh sekolah. Tidak diwajibkan memiliki sendiri.
      Jurusan Animasi di SMK Syubbanul Wathon Secang menerima Santri Putra dan Putri, kelas dipisah.
      Untuk lebih jelasnya bisa datang ke SMK. terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *